Jingga
datang menelan petang
Embun
bersisih kaku di bawah cahaya
Lingkaran
bola cerah datang
Telah
lahir dari peradaban dan
Membawa
sekokoh senyum gempita
Burung
berlontar peleluru dan embun mulai menetes
Dari
butir ke butir
Jingga
datang dengan kehangatan
Yang
sempurna,
Padi
mulai layu menguning
Pemanen
tegap dengan laju sabit
Menyusuri,
memangkas yang segar
Kesegaran
di jinnga hari
Membawa
sengatan hangat bagi pengembala sapi
Mereka
berseluring, bernyanyi, juga tertawa
Sapi-sapi
bergoyang mengikuti sentuhan jingga
Jingga
datang dengan pesan
Aku
tatap dengan harapan dan bertanya,
Apa
yang perlu kulakukan ketika ini?
Jingga
pergi dari tempat
Ditelan
petang dan rembulan
Membawa
kenangan pikiran dan perasaan
Petang
datang dan,
Cahayanya
menyentuh terang
Padi
ditelan hilang dari pelataran
Beralih
ke sawah gersang
Pemanen
bersuka ria membawa buah tangan
Dan
menyulapnya menjadi beras
Pengembala
turun dari punggung sapi
Dan
tertidur dengan sepi dan tenang
Petang
yang datang dan,
Rembulan
menantapku hangat bertanya
Apa
yang perlu kau lakukan ketika itu?

